Kupang, Jipeknews
Yayasan pengkajian dan pengembangan Psiko Numerik Indonesia meyatakan diri siap membantu pemerintah dalam bidang pendidikan. Kegiatan utama yang akan dilaksanakan adalah pemetaan karakter pendidik dan tenaga kependidikan.
Pengurus Yayasan PSiko Numerik Indonesia, Philipus Mat kepada media ini mengaku telah menyurati rencana tersebut kepada pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur dan beberapa pemerintah Kabupaten/ Kota di Nusa Tenggara Timur. Secara substansi katanya pendidik dan tenaga kependidikan memiliki kualifikasi yang memadai untuk menjadi guru. Namun, faktor karakter seseorang mempengaruhi etos kerjanya pada setiap bidang pekerjaan. Karakter seseorang mengandung keunggulan dan kelemahan yang membutuhkan rekan sejawat yang memahaminya. Pola pendekatan dalam setiap komunikasi antara rekan sejawat berpengaruh besar terhadap tumbuh dan berkembangnya keunggulan seseorang.
Lebih lanjut ia menjelaskan pada beberapa satuan pendidikan di Nusa Tenggara Timur baik pendidikan dasar maupun menengah ditemukan bahwa karakter guru dan kepala sekolah sama. Kesamaan karakter ini ibarat prinsip magnet senama tolak menolak dan tak senama tarik menarik . Yang paling baik katanya dalam pengelolaan manajemen satuan pendiidikan adalah jika karakter kepala sekolah berbeda dengan karakter rekan-rekan guru atau jumlah guru yang berkarakter sama tidak berada pada satuan pendidikan yang sama .
“Kalau berbeda mereka saling melengkapi sau sama lain tetapi kalau sama justru meteka saling tolak menolak,” ujarnya

Dia menguraikan daerah yang antusias dengan kegiatan pemetaan karakter siswa dan guru adalah Kabupaten Ngada dan Manggarai Timur. Pada bulan November tahun 2024 lanjutnya Yayasan Pengkajian dan pengembagan Psik Numerik Indonesia melaksanakan bimbingan teknis bagi guru di Kecamatan Wolo Meze dan Inerie, Kabupaten Ngada. Sedangkan pada bulan April 2025 menjadi pembicara dalam kegiatan seminar pemetaan karakter bagi guru di gugus Lento, Kecamatan Lambaleda Selatan, Kabupaten Manggarai Timur .
Sementara itu, pemetaan guru SMA di Nusa Tenggara Timur dilakukannya berdasarkan permintaan SMA Negeri I Poco Ranaka dan SMA Katolik Giovanni Kupang Pemetaan karakter guru jenjang pendidikan dasar dan jenjang pendidikan menengah agak sedikit berbeda. pada jenjang pendidikan dasar saran difokuskan pada pembagian tugas mennjadi guru kelas sesuai dengan karakter pendidik sedangkan pada jenjang pendidikan menengah fokus pada pembagian tugas tambahan sebagai wakil kepala sekolah dan tugas tambahan lainnya.
Peserta seminar pemetaan karakter di gugus Lennto menilai materi yang disajikan bermanfaat dalam pengembangan pembelajaran berdiferesniasi . foto: philipus




No Responses